Pages

Wednesday, December 10, 2014

Mengenal Dispepsia, Gastritis, Gerd

Mari kita belajar mengenai Gangguan pada Sistem saluran Pencernaan. Yuuk, kita kenali penyakit yang menyerang lambung dibawah ini.

Dispepsia yaitu nyeri berulang atau ketidaknyamanan yang umumnya berlangsung di perut sisi atas. Manifestasi klinisnya berbentuk kumpulan sinyal serta tanda-tanda, layaknya : mual, kadang-kadang dibarengi muntah, nyeri ulu hati, rasa tidak nyaman di perut. Ada masalah di saluran pencernaan, bisa diketahui dengan perut kembung, ada rasa penuh di lambung ( sebah ), kerap bersendawa, kerap kentut, jadi cepat kenyang, perut keroncongan. Seluruh tanda-tanda ini dapat berlangsung dengan akut, kritis ( menahun ), apalagi dapat juga berulang. Pilihan terapi untuk dispepsia yaitu gabungan obat golongan PPI (proton pump inhibitor) dengan gabungan antibiotik. Kiat lain jamandikasi dispepsia yaitu dengan gabungan bismuth, metronidazole, serta tetracycline. Apabila belum pulih dengan obat, maka segera ke dokter pakar penyakit didalam untuk dikerjakan endoskopi.

Gastritis,
Gastritis atau peradangan pada lambung. Kita perlu mewaspadai penyakit yang menyerang lambung ini, karena gastritis kerap didapati didalam kehidupan sehari-hari. Penduduk awam kerap menyebut gastritis sebagai maag. Ada kisah makan ikan mentah, kerap mengonsumsi kortikosteroid, pemakaian teratur aspirin atau obat golongan antiinflamasi nonsteroid pada dosis tinggi, kisah cedera mukosa pada mulanya ( contohnya dikarenakan gastritis, penyakit tukak lambung, dsb ) juga diketahui bertindak mutlak didalam berlangsungnya penyakit gastritis. Sinyal serta tanda-tanda gastritis yaitu masalah saluran pencernaan berbentuk nyeri lambung dengan sensasi terbakar, jarang dibarengi dengan mual dan/atau muntah. Nyeri bisa menyusut atau jadi tambah berat dengan makan. Jalan keluarnya yaitu hentikan seluruh obat pemicu gastritis, contohnya : obat golongan anti Inflamasi Non Steroid serta alkohol.

Gerd. Gerd (Gastro-Esophageal Reflux Disease) adalah penyakit pencernaan kritis yang berlangsung waktu asam lambung atau empedu membalik ke esofagus ( kerongkongan ). Tanda-tanda khas gerd yaitu sensasi nyeri di ulu hati.

Sesudah kita ketahui penyakit yang menyerang lambung, pastinya kita dapat lebih mudah untuk mendeteksi masalah yang berlangsung pada lambung serta lantas bisa segera tahu bagaimana penyembuhan maupun bagaimana hindari penyakit yang menyerang lambung.

Gangguan Lambung

Sama halnya dengan organ tubuh yang lain, Kesehatan lambung juga perlu kita perhatikan. Janganlah anda lupa sampai tidak mengurusi lambung anda karena kesibukan sehari hari. Bila tidak anda perhatikan organ tubuh ini, maka bisa jadi Gangguan lambung lainnya yang lebih parah bisa saja terjadi.

Jadi…cintai lambung Anda !!!

Apa yang bisa terjadi bilamana kita tidak memberikan perhatian pada kesehatan lambung?

Sebagian besar dari masyarakat baru menyadari pentingnya kesehatan lambung ketika mereka merasakan betapa nyerinya lambung karena maag. Situasi bisa jadi bertambah rumit saat kita mulai merasakan perih dan panasnya di ulu hati, mual bahkan ada yang mengalami hingga muntah muntah..

Hasil survey terhadap 179 orang menunjukkan lebih dari 70% orang mengalami gangguan lambung/maag. Maag kadang disamakan dengan sindrom dyspepsia, yaitu kumpulan keluhan/gejala klinis yang terdiri dari rasa tidak enak/sakit, rasa penuh dan panas di perut bagian atas yang menetap atau mengalami kekambuhan keluhan rasa nyeri dan panas pada ulu hati. Persepsi yang salah tentang maag!!

Sebagian besar masyarakat menganggap sakit maag dan tukak lambung disebabkan oleh beban pikiran (stress), merokok, makanan pedas atau asam dan makan tidak teratur. Hal tersebut kurang tepat, bahwasanya semua itu adalah faktor-faktor resiko yang memperparah sakit maag dan tukak lambung.

Akibat dari persepsi yang salah ini maka obat yang paling sering dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama dan berulang untuk mengatasi sakit maag adalah antasida dan obat anti sekresi asam lambung seperti H2 bloker dan Proton Pump Inhibitor tanpa ada hasil penyembuhan total yang menjanjikan.

Maag merupakan gangguan lambung di mana telah terjadi luka pada dinding lambung, mulai dari intensitas ringan (biasanya belum muncul gejala/asimtomatis), sedang, dan parah/kronis hingga terdapat bakteri H. pylori. Apa sebenarnya penyebab maag ?

Dalam hal ini, yang berperan penting dalam lambung kita adalah mukosa lambung. Mukosa lambung merupakan lapisan pelindung lambung yang berfungsi untuk menahan asam lambung mengiritasi lambung, sehingga jika lapisan ini rusak, lambung kita akan mudah teriritasi oleh asam lambung yang berlebih.

Pada maag kronis dan tukak lambung penyebab utamanya adalah akibat adanya infeksi bakteri H. Pylori. Bakteri ini melukai dinding lambung dan membuat borok yang sangat sakit bila terkena asam lambung. Bahkan jika dibiarkan berkepanjangan, dapat terjadi kanker lambung yang mematikan.

Hasil penelitian penerima nobel kesehatan Dr. Barry Marshall dan J. Robin Waren membuktikan bahwa bakteri H. Pylori merupakan penyebab 90% kasus maag yang kronis dan tukak lambung. Penelitian ini juga menunjukkan infeksi H. pylori dalam jangka waktu yang lama merupakan pemicu utama terjadinya kanker lambung.

Solusi yang salah dalam mengatasi maag !!!

Jika gejala sakit maag datang, sebagian besar orang langsung menkonsumsi obat golongan antasida atau penghambat sekresi asam lambung. Perlu diketahui bahwa obat-obat tersebut hanya mengobati gejala maag sementara (bersifat simtomatis). Suatu saat sakit maag bisa kambuh kembali secara tiba-tiba, bahkan bisa lebih parah.

Maag kronis atau tukak yang parah disebabkan adanya infeksi bakteri Helicobacter pylori. Untuk mengatasi infeksi pylori, tidak dapat dengan satu jenis obat antasida saja, tetapi harus dengan kombinasi dua sampai tiga jenis obat. Pasti sangat membosankan bukan harus minum obat banyak seumur hidup Anda???

Kita juga harus berhati-hati dalam memilih obat sakit maag karena pengobatan yang salah malah akan membantu pertumbuhan bakteri dan menimbulkan penyakit lainnya karena efek samping yang beragam dan juga berbahaya.

Obat golongan antasida hanya bersifat menetralkan asam lambung tetapi tidak mengobati luka dan menghilangkan bakteri H. pylori dari lambung. Belum lagi efek samping obat ini mulai dari diare hingga sembelit, bahkan dalam jangka waktu lama dapat merusak ginjal Anda !!

Mengapa masih banyak orang yang minum obat maag antasida??

UPDATE SOLUTION….

Karena penyebab kita sakit maag adalah mukosa lambung yang tipis dan rusak karena infeksi bakteri H. pylori maka kita harus memperbaiki mukosa lambung yang rusak, mempertebal mukosa lambung yang tipis dan mencegah dan menghambat infeksi bakteri H. pylori.

Oleh karena itu untuk mengatasi penyakit maag hendaklah menggunakan obat sakit maag yang dapat melindungi lambung anda sepanjang hari.

Selain itu, obat maag yang diminum hendaknya tidak hanya mengatasi gejala sakit maag, tetapi juga dapat mengobati sakit maag agar tidak kambuh kembali, termasuk juga dapat mengatasi Bakteri H. Pylori yang telah diketahui sebagai penyebab utama tukak lambung.

Obat Herbal Maag

Obat Herbal maag